Kamis, 30 Desember 2010

hilangnya suatu gerutu?

gerutu itu lama-kelamaan menjadi momok yang menakutkan bagiku.
lelah mendengar setiap bunyi gerutu, seolah menyayat hatiku sedikit demi sedikit.
lidah menjadi kelu, tak mampu berkata, bertindak, atau bahkan berujar sekalipun.
bosan dengan tindakan yang selalu bersumbu pada kutub negatif.

ingin menghilang, beradu nafas dengan semesta.
tidur lelap tanpa mengerti apa yang sebenarnya terjadi.

suatu yang sensitif dalam dada ini, ingin kubius.
agar mati rasa jadinya.
agar tak ada sesuatu pun yang bisa kurasakan tentang gerutu.
yang ada hanyalah sukacita dari sumbu berkutub positif.
keriaan dan damai yang kuinginkan.
agar hidupku pun senantiasa menjadi ria dan damai.
bukan kelu dan pilu.

oh Maha Semesta, begitu mungkin doaku untuk menutup suatu dekade panjang.
untuk memulai suatu dekade baru penuh kejutan ria dan damai.
maaf untuk dekade yang pilu dan kelu.


didedikasikan untuk mereka yang merasa pilu akan dekade penuh kelu.

Senin, 27 Desember 2010

dunia tulis

Beberapa hari disibukkan dengan hal-hal yang membuat pikiran lelah, membuat saya rindu akan menulis. Meskipun sampai saat ini masih saja ada perasaan kurang percaya diri akan berbagai macam tulisan yang dibagikan disini, namun seperti teman baik saya bilang, menulis memang mampu mengarahkan seseorang pada suatu tujuan.

Di hari-hari sibuk itu, sudah barang tentu saya masih bisa menyempatkan diri untuk melakukan blogwalking. Salah satu blog yang sering dikunjungi adalah blog teman baik saya, kemudian ada satu blog sutradara terkenal tanah air yang cukup eksis mengupdate blognya. Penulisan blog keduanya cukup enak untuk dibaca. Dan mungkin dari keduanya, saya semakin semangat untuk selalu meng-update blog saya ini.

Kemarin malam pun, saya menemukan blog salah satu teman kecil saya yang cukup menarik untuk diikuti perkembangannya. Selain itu, ada dua penulis gaya hidup yang menjadi orientasi saya dalam menulis. Keduanya memiliki gaya penulisan yang asik, kekinian, dan mampu membuka wawasan saya. Memang dunia tulis, meskipun saya disini masih anak bawang, tetap menjadi dunia yang ingin terus saya ikuti. Menulis meningkatkan kemampuan kita untuk mengolah kata, mencari inti, dan menjelaskannya melalui banyak cara.

Salam hangat dunia tulis.

Senin, 06 Desember 2010

Euphoria Onrop Sampai Saat Ini

Musikal, hingga saat ini menjadi suatu karya penuh. Mengapa saya bilang penuh? Karena Musikal muncul dengan berbagai padu dari setiap unsur berkesenian. Indah bila dipadukan dan cacat bila ada yang hilang satu saja.

Onrop Musikal itu Gila. Joko Anwar itu Gila. Gila membuat otak saya hingga setelah sebulan ini masih saja mengingatnya. Setiap kangen Onrop, setiap kali itu juga saya mendengarkan lagu-lagu OST Onrop.

Cast yang ada di Onrop pun adalah cast yang memang profesional. Meskipun terlihat banyak sekali orang muda yang baru, namun tidak kalah untuk berlaku profesional. Totalitas berperan benar-benar terlihat detail.

Pertama kali nonton Musikal dan memang teramat sangat berkesan. Cerita yang sederhana namun dikemas dengan classy. Sampai setelahnya, sulit untuk menjelaskan pada teman-teman betapa saya menikmati Onrop.

Euphoria itu berlanjut dengan menonton karya2 Joko Anwar yang lainnya. Meaningful.

Bukankah inti dari suatu karya adalah isinya? Kemasan memang harus sangat menunjang. Namun isi lebih penting. Apalagi bila kemasan bisa secantik Onrop. Onrop harus mampu disandingkan dengan karya dunia.

Cacat Onrop bisa dibilang tidak ada. Semuanya menghibur. Ingin sekali ada Musikal-musikal lain sekelas Onrop, dan karya2 Joko Anwar lain selain Onrop yang benar-benar bisa memberikan aura positif pada saat dan setelah menonton.

Yes, and we are onropeans!!

Minggu, 05 Desember 2010

pemikiran yang kebetulan?

Terkadang apa yang dipikirkan akan segera terjawab melalui cara yang ajaib. Kebetulan? Saya seorang yang tidak terlalu percaya dengan kebetulan. namun yang terjadi ya seperti itu.

Pagi hari di gereja, ketika berdoa terlintas suatu pemikiran tentang hidup. Beberapa menit saja seolah ada suatu ajakan dari pastor yang kalau dipikir berhubungan dengan pemikiran tersebut. lalu kembali pulang ke rumah, seperti biasa saya selalu membeli KOMPAS edisi hari minggu. Dan lucunya disana ada satu artikel dari seorang penulis favorit saya yang juga membahas tentang pemikiran saya tadi.

Lucu. Kocak. Geli malah. Koq bisa-bisanya kebetulan seperti itu terjadi dalam hidup saya berulang kali?

Pelajaran yang diambil adalah, ketika rentetan peristiwa itu datang terus menerus, ketika itu juga pelajaran hidup yang harusnya sebenarnya difikirkan. Dan segala sesuatu yang seperti kebetulan itu, anggaplah sebagai jawaban, atau jika tidak absolut mungkin menjadi penghantar untuk menemukan jawaban yang sesungguhnya saja.

komitmen menulis kembali

kembali dengan sesuatu yang baru memang terkadang menyulitkan saya untuk mampu berkata-kata. namun yang ada di benak ini, seharusnya sudah banyak yang tersampaikan. mencoba untuk memulai kembali, apa yang biasa disampaikan melalui catatan pribadi ini membuat saya belajar untuk semakin memahami arti komitmen. dalam artian disini komitmen untuk menulis.

menulis memang sudah menjadi bagian hidup saya sejak duduk di bangku sma. sempat menulis catatan harian yang terlihat absurd jika dipandang sekarang. merasa aneh dan bergumam, "ngapain gw tulis beginian?". tapi di balik itu, ada makna yang tersirat di hati, "oh ternyata gw pernah melakukan hal ini itu, dll". mungkin untuk menulis catatan harian dengan berbagai kegiatan harian, tidak perlu dilakukan lagi. yang ingin ditulis lebih kepada pemikiran-pemikiran tentang sesuatu yang baru, sesuatu tentang hidup, sesuatu yang sedang menjadi trend, dll.

6 desember ini, saya mencoba untuk memulai kembali dunia ini. dunia tulis dengan berbagai lika-liku perasaan yang ada. berbangga takut disangka sombong, seadanya takut membuat orang lain jadi semakin sok tau akan pribadi saya. namun melalui komitmen menulis ini, sudah semestinya untuk melupakan berbagai ketakutan itu. maju untuk komitmen menulis!!